---- SAVE TOBA LAKE ---- HORAS ---- MEJUAH - JUAH ---- NJUAH - JUAH ---- YA'AHOWU ---- SELAMAT DATANG DI BLOG WISATA ALAM DANAU TOBA ---- Dalam hari bumi sedunia, ayo lindungi bumi kita dari bahaya yang mengancamnya. Mari kita bersama - sama untuk menanam pohon, cegah efek rumah kaca, stop pembalakan liar, hemat energi bumi, stop pembuangan limbah ke dalam aliran sungai. Selamatkan bumi kita dari pemanasan global ---- Ayo saudaraku, dukung terus pariwisata Sumatera Utara. Mari berperan dalam mempromosikan wisata danau Toba dan wisata lainnya yang ada di Sumatera Utara ---- jika anda pingin tukeran link,silahkan add duluan link aku.Lalu konfirmasi melalui shoutmix di blog ini.Nanti akan saya add balik link anda.Terimahkasih sebelumnya ---- Bila anda ingin berkunjung ketempat objek wisata alam danau TOBA dan sekitarnya namun anda tidak mempunyai sanak-saudara di sumatera utara untuk tempat anda singgahi, saya dapat membantu anda untuk mencari penginapan sesuai dengan badget anda dan orang yang bisa memandu anda di sana nantinya, hubungi saya melalui email : renato.bastian45@gmail.com ---- Bagi anda yang ingin dibantu dalam mengiklankan produknya di blog ini, segera hubungi saya di email : renato.bastian45@gmail.com, saya akan bantu anda untuk mengiklankan produk anda di blog ini seperti iklan yang ada pada blog ini. Bagi saudara-saudaraku yang berasal dari tano bona pasogit, bila anda mempunyai informasi terbaru tentang seputar danau toba dan objek wisata yang lain di sumatera utara, segera kirimkan informasi anda melalui email : renato.bastian45@gmail.com, informasi anda sangat dibutuhkan dalam mempromosikan pariwisata sumatera utara. ---- SAVE TOBA LAKE ----

04 May 2009

CERITA NAMA ORANG BATAK DAN MARGA BATAK

Pada jaman dahulu kala, hiduplah seorang pendekar wanita, Butet namanya.
Sebelum lulus dari Pandapotan silat, ia harus menempuh ujian Nasution. Agar bisa
berkonsentrasi, dia memutuskan untuk menyepi ke gunung dan berlatih. Saat di
perjalanan, Butet merasa lapar sehingga memutuskan untuk mampir di Pasaribu
setempat. Beberapa pemuda tanggung yang lagi nonton sabung
ayam sambil Toruan, langsung Hutasoit-soit melihat Butet yang seksi dan gayanya
yang Hotma itu. Tapi Butet tidak peduli, dia jalan Sitorus memasuki rumah makan
tanpa menanggapi, meskipun sebagai perempuan yang ramah tapi ia tak gampang
Hutagaol dengan sembarang orang. Naibaho ikan gurame yang dibakar Sitanggang
dengan Batubara membuatnya semakin berselera. Apalagi diberi sambal terasi dan
Nababan yang hijau segar.
Setelah mengisi perut, Butet melanjutkan perjalanan. Ternyata jalan ke sana
berbukit-bukit. Kadang Nainggolan, kadang Manurung. Di tepi jalan dilihatnya
banyak Pohan. Kebanyakan Pohan Tanjung. Beberapa di antaranya ada yang
Simatupang diterjang badai semalam. Begitu sampai di atas gunung, Butet berujar
"Wow, Siregar sekali hawanya" katanya, berbeda dengan
kampungnya yang Panggabean. Hembusan Perangin-angin pun sepoi-sepoi menyejukkan,
sambil diiringi Riama musik dari mulutnya.
Sejauh Simarmata memandang warna hijau semuanya. Tidak ada tanah yang Girsang,
semuanya Singarimbun. Tampak di seberang, lautan dan ikan Lumban-lumban. Terbawa
suasana, mulanya Butet ingin berenang. Tetapi yang ditemukannya hanyalah bekas
kolam Siringo-ringo yang akan di-Hutauruk dengan Tambunan tanah. Akhirnya, dia
memutuskan untuk berjalan-jalan di
pinggir hutan saja, yang suasananya asri, meskipun nggak ada Tiurma melambai
kayak di pantai.
Sedang asik-asiknya menikmati keindahan alam, tiba-tiba dia dikejutkan oleh
seekor ular yang sangat besar. "Sinaga!" teriaknya ketakutan sambil lari
Sitanggang-langgang. Celakanya, dia malah terpeleset dari Tobing sehingga
bibirnya Sihombing. Karuan Butet menangis Marpaung-paung lantaran kesakitan.
Tetapi dia lantas ingat, bahwa sebagai pendekar pantang untuk menangis. Dia
harus Togar.
Maka, dengan menguat-nguatkan diri, dia pergi ke tabib setempat untuk melakukan
pengobatan. Tabib tergopoh-gopoh Simangunsong di pintu untuk menolongnya. Tabib
bilang, bibirnya harus di-Panjaitan. "Hm, biayanya Pangaribuan" kata sang tabib
setelah memeriksa sejenak. "Itu terlalu mahal. Bagaimana kalau Napitupulu saja?"
tawar si Butet. "Napitupulu terlalu murah. Pandapotan saya kan kecil". "Jangan
begitulah. Masa 'tidak Siahaan melihat bibir saya Sihombing begini?" Apa saya
mesti Sihotang, bayar belakangan?Nggak mau kan ? "Baiklah, tapi pakai jarum yang
Sitompul saja" sahut sang mantri agak kesal. "Cepatlah! Aku sudah hampir Munthe.
Saragih sedikit tidak apa-apalah".
Malamnya, ketika sedang asik-asiknya berlatih sambil makan kue Lubis
kegemarannya, sayup-sayup dia mendengar lolongan Rajagukguk. Dia Bonar-bonar
ketakutan. Apalagi ketika mendengar suara di semak-semak dan tiba-tiba berbunyi
"Poltak!" keras sekali. "Ada Situmorang?" tanya Butet sambil memegang tongkat
seperti stik Gultom erat-erat untuk menghadapi Sagala kemungkinan. Terdengar
suara pelan, "Situmeang". "Sialan, cuma kucing..." desahnya lega. Padahal dia
sudah sempat berpikir yang Silaen-laen.
Selesai berlatih, Butet-pun istirahat. Terkenang dia akan kisah orang tentang
Hutabarat di bawah Tobing pada jaman dulu dimana ada Simamora, gajah Purba yang
berbulu lebat. Keesokan harinya, Butet kembali ke Pandapotan silatnya. Di depan
ruang ujian dia membaca tulisan: "Harahap tenang! Ada ujian. "Wah telat, emang
udah jam Silaban sih". Maka Siboru-boru dia masuk ke ruangan sambil
menyanyi-nyanyi. Di-Tigor-lah dia sama gurunya "Butet, kau jangan ribut!, bikin
kacau konsentrasi temanmu! Butet, dengan tanpa Malau-malau langsung Sijabat
tangan gurunnya, "Nggak Pakpahan guru, sekali-sekali?!". Akhirnya, luluslah
Butet dan menjadi orang yang disegani karena mengikuti wejangan guru Pandapotan
silatnya untuk selalu, "Simanjuntak gentar, Sinambela yang benar!

7 comments:

Merry said...

kwekwekwekwkekwe
sian dia do dapot hamu "cerita nama orang batak dan marga batak" on ito???
dang marnasae engkelhu ditingki manjaha postinganmon
toho do carita i???

Hakimtea said...

hehehe... kelakar yang cukup apik sekali mengambi dari nama2 marga ya... mantab deh :)

Ikut kampanye mari Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang ya :)

Agus Amar Mizwar said...

Salam Blogger Indonesia, blogwalking ya... dan sukses selalu untuk Anda!
jabat tangan erat salam penuh damai!

Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang

worldwideisland said...

holan hata-hata do ra ito merry oni dang na toho i

woman of batak said...

bah dang binoto ito datu tupana toho do cerita on

naimarata jambi said...

biasa lah cerita sebelum tidur

Caren said...

coba majo bereng hamu bloghon, aha do hira-hora nahurang?
http://caren-wallpaper.blogspot.com