---- SAVE TOBA LAKE ---- HORAS ---- MEJUAH - JUAH ---- NJUAH - JUAH ---- YA'AHOWU ---- SELAMAT DATANG DI BLOG WISATA ALAM DANAU TOBA ---- Dalam hari bumi sedunia, ayo lindungi bumi kita dari bahaya yang mengancamnya. Mari kita bersama - sama untuk menanam pohon, cegah efek rumah kaca, stop pembalakan liar, hemat energi bumi, stop pembuangan limbah ke dalam aliran sungai. Selamatkan bumi kita dari pemanasan global ---- Ayo saudaraku, dukung terus pariwisata Sumatera Utara. Mari berperan dalam mempromosikan wisata danau Toba dan wisata lainnya yang ada di Sumatera Utara ---- jika anda pingin tukeran link,silahkan add duluan link aku.Lalu konfirmasi melalui shoutmix di blog ini.Nanti akan saya add balik link anda.Terimahkasih sebelumnya ---- Bila anda ingin berkunjung ketempat objek wisata alam danau TOBA dan sekitarnya namun anda tidak mempunyai sanak-saudara di sumatera utara untuk tempat anda singgahi, saya dapat membantu anda untuk mencari penginapan sesuai dengan badget anda dan orang yang bisa memandu anda di sana nantinya, hubungi saya melalui email : renato.bastian45@gmail.com ---- Bagi anda yang ingin dibantu dalam mengiklankan produknya di blog ini, segera hubungi saya di email : renato.bastian45@gmail.com, saya akan bantu anda untuk mengiklankan produk anda di blog ini seperti iklan yang ada pada blog ini. Bagi saudara-saudaraku yang berasal dari tano bona pasogit, bila anda mempunyai informasi terbaru tentang seputar danau toba dan objek wisata yang lain di sumatera utara, segera kirimkan informasi anda melalui email : renato.bastian45@gmail.com, informasi anda sangat dibutuhkan dalam mempromosikan pariwisata sumatera utara. ---- SAVE TOBA LAKE ----

17 June 2009

FAKTA DARI KEHIDUPAN ORANG BATAK


**** HORAS **** MEJUAH - JUAH **** NJUAH - JUAH **** YA'AHOWU ****




Ini adalah fakta yang ada dalam kehidupan orang batak. Mungkin jika anda orang batak lagu "ANAK KI DO HAMORAON DI AHU" sudah tidak asing lagi untuk didengar. Lagu ini tentang usaha orang tua yang rela menderita demi sekolah anak-anaknya. Makna arti kata tersebut adalah anak ku adalah harta kekayaan bagi aku. Wah sekali lagi ini bukan suatu pamer terhadap kehidupan orang batak. karena ini fakta yang sudah saya lihat dengan mata kepala saya sendiri.

Orang tua batak sangat mementingkan pendidikan anaknya daripada mengumpulkan kekayaan nya sendiri. Fakta yang ada banyak kita jumpai pada orang tua yang tinggal dikampung halaman. Banyak orang tua yang sudah lanjut usianya tinggal sendiri di tinggalkan oleh anak-anaknya merantau. Kalau mungkin anda bertanya kemana anaknya pergi mungkin dengan rendah hati mungkin sang orang tua tersebut menceritakan pengalamannya menyekolahkan anak-anaknya.



Pada umumnya orang tua batak rela berutang kepada orang lain demi untuk menanggung biaya pendidikan sang anak-anaknya. Dulu saya pernah tanpa sengaja pergi kesuatu desa di daerah pulau Samosir tepatnya diperkampungan marga Gutlom, saya tanpa sengaja mampir kerumah sang nenek yang dalam bahasa bataknya adalah OMPUNG BORU. Saya mampir bersama teman saya yang kebetulan kami sedang mengadakan praktek bahasa inggris dari tempat kami belajar bahasa inggris. Waktu kami mengendarai sepeda dan kami akhirnya pun tersesat di suatu perkampungan dimana sang nenek tersebut tinggal. karena kami sudah merasa kelelahan dan akhirnya kami memutuskan untuk singgah dan beristirahat sejenak ke rumah sang nenek. Sang nenek tersebut menyambut kami dengan ramah. akhirnya kami berbincang-bincang dan sang nenek tersebut menceritakan kehidupannya waktu dia menyekolahkan kedelapan anak-anaknya. Sang nenek sudah ditinggalkan sang kakek sejak anak-anaknya masih kecil. Akhirnya sang nenek tesebut berjuang sendiri menyekolahkan sang anak-anaknya. Dulu sang nenek kerja sebagai pedagang sayur dipasar disekitar pulau Samosir. Demi menyekolahkan kedelapan anaknya sang nenek rela mengutang sejumlah uang kepada tentangganya dan juga kepada orang lain. Sekarang semua anak-anak nenek tersebut berada di tanah perantauan. Fakta yang paling mengejutkan adalah dari 8 anak nenek tersebut 6 diantara berada di luar negeri bekerja. Dan dua lagi berada di kalimantan dan juga di papua yang bekerja diperusahaan penambangan yang ada disana. Setelah anak-anaknya sukses, sang anak nenek tersebut juga tak lupa berbakti kepada orang tuanya, sang anak tersebut bersama-sama membayarkan utang nenek tersebut.

dari kisah tersebut tersirat makna bahwa orang tua dan orang tua batak tidak pernah menyerah begitu saja demi keberhasilan pendidikan anak-anaknya. Makanya kita tahu bahwa banyak juga orang batak yang sudah berhasil dan terkenal yang sering kita lihat. Mungkin kisah ini ada dalam perjalanan hidup mereka. Yah semoga kisah ini dapat menjadi pemacu semangat orang tua untuk tidak takut dan bersemangat untuk menyekolahkan anak-anaknya. Dan bagi anak-anaknya jangan pernah lupa untuk berbakti kepada orang tuanya jika sudah menjadi orang sukses.

Sekian dari kisah saya yang saya ceritakan. Semoga dapat bermakna dalam kehidupan anda. SALAM BUDAYA...!!! HORAS...!!! TUHAN MENYERTAI KITA SEMUA...!!!


1 comment:

Merry said...

kira2 aku bisa ga yah seperti op.boru itu dalam membesarkan dan menyekolahkan anakku kelak??? semoga aja yah.....