---- SAVE TOBA LAKE ---- HORAS ---- MEJUAH - JUAH ---- NJUAH - JUAH ---- YA'AHOWU ---- SELAMAT DATANG DI BLOG WISATA ALAM DANAU TOBA ---- Dalam hari bumi sedunia, ayo lindungi bumi kita dari bahaya yang mengancamnya. Mari kita bersama - sama untuk menanam pohon, cegah efek rumah kaca, stop pembalakan liar, hemat energi bumi, stop pembuangan limbah ke dalam aliran sungai. Selamatkan bumi kita dari pemanasan global ---- Ayo saudaraku, dukung terus pariwisata Sumatera Utara. Mari berperan dalam mempromosikan wisata danau Toba dan wisata lainnya yang ada di Sumatera Utara ---- jika anda pingin tukeran link,silahkan add duluan link aku.Lalu konfirmasi melalui shoutmix di blog ini.Nanti akan saya add balik link anda.Terimahkasih sebelumnya ---- Bila anda ingin berkunjung ketempat objek wisata alam danau TOBA dan sekitarnya namun anda tidak mempunyai sanak-saudara di sumatera utara untuk tempat anda singgahi, saya dapat membantu anda untuk mencari penginapan sesuai dengan badget anda dan orang yang bisa memandu anda di sana nantinya, hubungi saya melalui email : renato.bastian45@gmail.com ---- Bagi anda yang ingin dibantu dalam mengiklankan produknya di blog ini, segera hubungi saya di email : renato.bastian45@gmail.com, saya akan bantu anda untuk mengiklankan produk anda di blog ini seperti iklan yang ada pada blog ini. Bagi saudara-saudaraku yang berasal dari tano bona pasogit, bila anda mempunyai informasi terbaru tentang seputar danau toba dan objek wisata yang lain di sumatera utara, segera kirimkan informasi anda melalui email : renato.bastian45@gmail.com, informasi anda sangat dibutuhkan dalam mempromosikan pariwisata sumatera utara. ---- SAVE TOBA LAKE ----

24 April 2009

KONDISI DANAU TOBA SANGAT MENGKHAWATIRKAN

Medan-Gubernur Sumatera Utara, H Syamsul Arifin mengaku sangat mengkhawatirkan kondisi ekosistem Danau Toba yang terus menurun dan bisa mematikan objek wisata andalan Sumut itu.
"Karenanya ke depan harus kembali digalakkan pelaksanaan berbagai proyek yang berorientasi ke masa depan di Danau Toba agar objek wisata ini kembali hidup," katanya ketika membuka Rapat III Dewan Manajemen Badan Koordinasi Pengelolaan Ekosistem Danau Toba (BKPEDT) di Medan, Selasa (17/2).

Ia mengakui kawasan Danau Toba saat ini mengalami tekanan oleh beragam aktivitas yang kurang mengindahkan prinsip kelestarian lingkungan, seperti pembakaran lahan dan semak belukar untuk mendapatkan rumput ternak atau dijadikan sebagai tempat pembuangan limbah dan sampah. Padahal, dalam UU No 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang dan PP No 26 tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, Danau Toba telah ditetapkan sebagai salah satu kawasan strategis nasional.

"Karena itu untuk mengelola Danau Toba yang berwawasan lingkungan, saya minta proyek yang dilaksanakan berorientasi masa depan tidak hanya seremonial. Kalau tidak, dalam 10 tahun ke depan Danau Toba bisa saja jadi tinggal kenangan," katanya.

Gubernur juga meminta pengelolaan Danau Toba bisa memberi kesejahteraan secara ekonomi kepada seluruh masyarakat di kawasan Pantai Barat Sumut. Karena itu ia meminta para pihak termasuk para tokoh Batak di perantauan memberi masukan bagi pembenahan ekosistem Danau Toba.

Menurutnya dewasa ini Danau Toba tidak hanya dihadapkan pada masalah kritisnya lahan penghijauan di kawasan daerah tangkapan air, tetapi juga menyangkut limbah domestik, persoalan keramba jaring apung, termasuk harus menerima dampak dari operasional pabrik di sekitar ekosistem Danau Toba. "Ini yang harus dicarikan solusinya. Bila ekosistem Danau Toba hancur, dampaknya akan mengurangi pasokan oksigen bagi wilayah hilirnya, termasuk kita yang hidup di Kota Medan ini," ujarnya.

Pada rapat itu disepakati perlunya ketegasan sekaligus sinergitas berbagai pihak mulai dari provinsi, kabupaten/kota dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di instansi terkait untuk mengembangkan Danau Toba ke depan. Kebersamaan tersebut diyakini akan memberi dukungan bagi pembangunan "Lake Toba Ecosystem Research Center" di Nainggolan, Kabupaten Samosir.

Makanya saudaraku jangan lagi kita rusak danau toba kita yang sangat indah itu, mari kita bersama-sama untuk menjaga keasrian alam danau Toba, apa lagi kita baru saja memperingati hari Bumi.

No comments: