---- SAVE TOBA LAKE ---- HORAS ---- MEJUAH - JUAH ---- NJUAH - JUAH ---- YA'AHOWU ---- SELAMAT DATANG DI BLOG WISATA ALAM DANAU TOBA ---- Dalam hari bumi sedunia, ayo lindungi bumi kita dari bahaya yang mengancamnya. Mari kita bersama - sama untuk menanam pohon, cegah efek rumah kaca, stop pembalakan liar, hemat energi bumi, stop pembuangan limbah ke dalam aliran sungai. Selamatkan bumi kita dari pemanasan global ---- Ayo saudaraku, dukung terus pariwisata Sumatera Utara. Mari berperan dalam mempromosikan wisata danau Toba dan wisata lainnya yang ada di Sumatera Utara ---- jika anda pingin tukeran link,silahkan add duluan link aku.Lalu konfirmasi melalui shoutmix di blog ini.Nanti akan saya add balik link anda.Terimahkasih sebelumnya ---- Bila anda ingin berkunjung ketempat objek wisata alam danau TOBA dan sekitarnya namun anda tidak mempunyai sanak-saudara di sumatera utara untuk tempat anda singgahi, saya dapat membantu anda untuk mencari penginapan sesuai dengan badget anda dan orang yang bisa memandu anda di sana nantinya, hubungi saya melalui email : renato.bastian45@gmail.com ---- Bagi anda yang ingin dibantu dalam mengiklankan produknya di blog ini, segera hubungi saya di email : renato.bastian45@gmail.com, saya akan bantu anda untuk mengiklankan produk anda di blog ini seperti iklan yang ada pada blog ini. Bagi saudara-saudaraku yang berasal dari tano bona pasogit, bila anda mempunyai informasi terbaru tentang seputar danau toba dan objek wisata yang lain di sumatera utara, segera kirimkan informasi anda melalui email : renato.bastian45@gmail.com, informasi anda sangat dibutuhkan dalam mempromosikan pariwisata sumatera utara. ---- SAVE TOBA LAKE ----

21 December 2008

Mengapa Danau Toba Kurang Diminati ?


Inilah beberapa faktor mengapa danau toba kurang diminati sebagai tempat objek wisata, antara lain :
  1. kerusakan alam yang cukup parah, seperti kerusakan hutan akibat penebangan hutan oleh para pengusah yang tidak melakukan penanaman kembali atau yang menebang hutan tanpa memilih mana yang pantas untuk ditebang.
  2. perilaku para pengusaha tambak ikan yang tidak tahu dimana menempatkan usaha tambak ikan milik mereka. kotoran dari tambak ikan dapat mengakibatkan polusi air bagi wisatawan yang akan berkunjung, selain itu juga dapat merusak keindahan danau toba bila diletakkan didekat daerah objek wisata yang sering di kunjungi.
  3. kurangnya kesadaran masyarakat akan membuang sampah. Danau Toba yang indah kini telah berubah fungsi menjadi tempat sampah bagi masyarakat sekitar danau toba.
  4. kurangnya fasilitas hiburan atau kurangnya ide cemerlang yang dapat menghibur para objek wiasta.
  5. kurangnya sarana dan prasarana yang memadai.
  6. mental yang kasar dari orang batak merupakan suatu hal yang perlu diprehatikan bagi semua orang batak yang tinggal di asekitar danau toba atau dengan kata lain sikap yang kurang ramah dari masyarakat sekitar danau toba.
  7. kurangnya promosi dari pemerintah sehingga banyak masyarakat yang kurang mengetahui semua informasi akan keindahan danau toba.
dan masih banyak lagi hal yang perlu dipeerhatikan untuk kita semua warga batak agar danau toba dapat menjadi lebih maju dan diminati oleh orang banyak.


mohon informasinya yach, kirim informasi yang penting atau bila anda hendak memberi kritik dan saran silah kan beri komen atau anda bisa mengirim email ke :


renato_bastian@yahoo.co.id atau renato.bastian45@gmail.com




HORAS.......!!!!!

19 December 2008

beri dukungan



Horas bah tu hita sasudena....!!!

On boa tu sude akka halak na manjaha boa-boa on. Mohon dukungan bagi kita semua pemuda batak yang ada di seluruh penjuru Indonesia bahkan yang ada di penjuru dunia untuk ikut dalam mempromosikan danau toba sebagai objek wisata yang perlu dikunjungi selain objek wisata yang duluan sudah terkenal. peran serta pemuda dapat berupa menceritakan keindahan danau toba, menjaga keindahan alamnya, merubah citra negatif yakni sikap kasar orang batak. serta juga himbauan kepada pemerintah daerah sumatera utara untuk berparti sipasi lebih gencar lagi mempromosikan danau toba.

Ini merupakan suara kerinduan dari pemuda-pemudi batak yang merantau, yang tersebar di seluruh penjuru dunia ini yang merindukan kemajuan akan tanah kelahirannya. dan juga mohon informasinya yah. kirim informasi yang penting atau saran atau kritik ke email

renato.bastian45@gmail.com

Informasi yang anda berikan sangat berarti untuk kemajuan tanah kelahitan kita.
Salam persaudaraan bagi kita semua...

16 December 2008

Danau Toba Tidak Masuk Dalam 7 Keajaiban dunia

Akibat berbagai limbah yang masuk ke perairan Danau Toba membuat kawasan Danau Toba, terancam tidak masuk 7 keajaiban dunia tahun 2011. Hingga saat ini saja ranking Danau Toba sudah turun dari ranking 26 menjadi ranking 30 di tingkat dunia. Bahkan sudah berada di bawah Pulau Komodo yang berada di ranking 27 tingkat dunia.
Demikian dikatakan pakar ekonomi Sumut DR Polin Pospos sekaligus salah satu penggagas Danau Toba masuk nominasi 7 keajaiban dunia, didampingi Ketua Komisi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Sumatera Ir Hasudungan Butarbutar MSi (Wakil Dekan III Fakultas Pertanian USU), Kamis (11/12) di Medan.
Menurut dia, turunnya posisi Danau Toba dari ranking tersebut salah satunya dikarenakan banyaknya limbah yang mencemari Danau Toba, terutama limbah dari makanan ikan dari kerambah yang ada di Danau Toba serta limbah dari masyarakat sekitar. “Seharusnya kerambah itu ditata dengan baik dan diatur banyaknya. Kalau tidak ditata, pencemaran Danau Toba semakin mengkhawatirkan”, himbaunya.
“Bila perlu, mulai saat ini baik aparat pemerintah, masyarakat dan tokoh masyarakat di sekitar Danau Toba menjaganya dari pencemaran limbah”, himbaunya.
Dia mengatakan, melihat potensi Danau Toba seharusnya bisa diandalkan menjadi pemasok devisa bagi daerah, khususnya Sumatera Utara. “Unesco saja kagum dengan memasukkan Danau Toba masuk menjadi nominasi 7 keajaiban dunia”, ujarnya.
Menurut dia, walaupun Danau Toba masuk sebagai nominasi, tapi belum tentu masuk 7 situs keajaiban dunia karena untuk mewakili Indonesia saja, Danau Toba harus bersaing dengan Pulau Komondo hingga pengumuman terakhir 31 Desember 2008. “Sebab setiap negara hanya bisa diwakili objek saja, dan untuk mewakili negaranya itu dilihat dari ranking yang tinggi”, terangnya.
Untuk menentukan ranking tertinggi itu, lanjut dia, ada prosesnya. Proses seleksinya itu melalui perolehannya suara yang disampaikan melalui email. “Misalnya kita mempunyai email kirim ke webside www.new7wonders.com lalu ketik Danau Toba. Dalam webside itu ada 6 yang harus diisi objek yang masuk sebagai nominasi nanti, untuk kawasan Indonesia pilih satu saja yakni Danau Toba, sisanya pilih negara lain”, himbaunya.
Keuntungan kalau Danau Toba masuk menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia nanti, antara lain: promosi pariwisata Danau Toba di dunia sudah langsung ditangani oleh Unesco. Begitu juga tentang dana pelestarian kawasan Danau Toba akan dianggarkan di PBB sehingga keberadaan objek wisata Danau Toba bisa terpelihara.
Sementara Ketua Komisi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara Ir Hasudungan Butarbutar MSi (Wakil Dekan III Fakultas Pertanian USU) menambahkan, untuk melestarikan Danau Toba harus diamati secara terpadu dan pola pertaniannya yang layak dikembangkan. Jangan dikembangkan di kawasan Danau Toba pola pertanian yang menimbulkan erosi. “Pengembangan tanaman semusim sangat berbahaya di kawasan Danau Toba. Tolong dicarikan tanaman yang bisa menahan air dan bisa menahan erosi, kalau tidak masa depan Danau Toba akan tinggal kenangan”, katanya.

Danau Toba Merupakan Danau Terbesar di Indonesia

Apabila Anda berkunjung ke Danau Toba, Anda mungkin heran karena mendapati danau ini lebih mirip lautan dibandingkan danau. Suasana yang adem dan menyegarkan, pemandangan yang indah dan memesona, dengan pegunungan yang mengelilingi daerah ini mungkin akan membuat Anda betah. Pulau Samosir terletak dengan megahnya di tengah-tengah pulau. Di tengah-tengah Samosir, masih ada danau lagi, yang menambah keunikan tempat wisata ini.

Danau Toba berukuran sekitar 1700 meter persegi dengan kedalaman kurang lebih 450 meter. Terletak 906 meter di atas permukaan laut, tempat ini merupakan surga bagi banyak tumbuhan menarik. Beberapa orang yang menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam di wilayah ini berkata bahwa Danau Toba membuat mereka melupakan semua masalah mereka walaupun untuk sementara.

Sejarah Singkat Terjadinya Danau Toba

Danau Toba terakhir kali meletus sekitar 73 ribu tahun silam. Letusannya amat luar biasa sehingga mengubah iklim dunia saat itu. ''Letusannya mengibatkan hujan debu dan batu hingga 1.000 kubik kilometer ke atmosfir. Akibatnya, sinar matahari jadi terhalang masuk ke bumi dan menyebabkan bumi seolah kembali ke zaman es,'' kata pak profesor Cas.

''Letusann ya hanya bisa ditandingin oleh asteroid raksasa yang menghantam bumi,'' tambah cas, seolah mengingatkan kita pada film Armagedon yang dibintangi Bruce Willis.

Toba bisa begitu karena, sama seperti sudah dibilang Profesor Mac Clousky ketika bicara akan datangnya gempa yang membela dua Banda Aceh, karena di bawahnya ada jalur patahan gempa yang berwujud seperti garis tengah Sumatera.

Kapan letusan maha dahsyat itu bakal terjadi? ''Yang pasti, ia akan terjadi. Mungkin kurang dari 50 tahun, atau mungkin 1.000 tahun lagi. Pokoknya, ia akan meletus,'' sahut Cas.

Bukan hanya Toba, di negara lain pun bibit-bibit gunung berapi raksasa sudah banyak ditemukan. Mulai dari Itali, Amerika Selatan, Amerika Serikat, sampai Selandia Baru. Saat ini yang sudah matang dan siap beraksi adalah Gunung Taupo di Selandia Baru.

''Taupo punya siklus letusan 2.000 tahun sekali, dan tepat 2.000 tahun yang lalu ia sudah meletus,'' kata Cas, mengisyaratkan Gunung Taupo bakal meletus dahsyat tahun ini juga.

Letusan aneka gunung berapi itu, lanjut Cas, bisa menewaskan ratusan ribu dan bahkan mungkin juta orang. Juga ia akan membawa dampak serius bagi iklam, cuaca, dan produksi pangan.

'Sayang nya, kata Cas, ''gunung-gunung yang berpotensi meletus itu sekarang justru tidak di monitor dengan serius atau selayaknya. Kita mestinya belar dari pengalaman buruk gempa dan tsunami di Aceh,'' tandas Cas.

Asal-usul Danau Toba

Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer di Sumatera Utara, Sumatera, Indonesia. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.

Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Diperkirakan Danau Toba terjadi saat ledakan sekitar 73.000-75.000 tahun yang lalu dan merupakan letusan supervolcano (gunung berapi super) yang paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technology University memperkirakan bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu sebanyak 2800km3, dengan 800km3 batuan ignimbrit dan 2000km3 abu vulkanik yang diperkirakan tertiup angin ke barat selama 2 minggu. Debu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi, dari cina sampai ke afrika selatan. Letusannya terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai 10 KM diatas permukaan laut.

Kejadian ini menyebabkan kematian massal dan pada beberapa spesies juga diikuti kepunahan. Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu yaitu sekitar 60 juta manusia. Letusan itu juga ikut menyebabkan terjadinya zaman es, walaupun para ahli masih memperdebatkan soal itu.

Setelah letusan tersebut, terbentuk kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir.